Strategi Efektif Mengelola Modal Usaha Bagi Pengusaha Pemula

Bagi Anda yang baru memulai usaha, selain produk dan branding yang perlu diperhatikan aspek manajemen keuangan termasuk bagaimana strategi efektif mengelola modal usaha bagi pengusaha pemula juga wajib diperhatikan.

Tanpa pengelolaan yang tepat tentu saja sebesar apapun modal usaha Anda pastinya bisa buyar atau bahkan mengalami kebangkrutan. Mengenai seperti apa dan bagaimana strategi efektif mengelola modal usaha bagi pemula agar tidak sampai bangkrut dan modalnya tercecer kemana – mana, berikut tips triknya!

4 Strategi Efektif Mengelola Modal Usaha Bagi Pengusaha Pemula

1. Perketat budget Anda

Atas modal usaha yang sudah Anda miliki pastikan agar Anda memprioritaskan penggunaan modal usaha untuk berbagai kebutuhan paling urgent dalam memulai dan menjalankan usaha Anda. Anda bisa membeli bahan baku dan peralatan penting terlebih dahulu.

Jangan muluk – muluk ingin membeli semua sekaligus, Anda harus memilih hal – hal dasar yang mendukung kelangsungan usaha Anda. Jadi untuk membeli keperluan atau piranti pendukung jangan dulu karena nanti perputaran modal Anda akan stuck dan tidak lancar.

Sebagai strategi efektif mengelola modal usaha bagi pengusaha pemula agar budget bisa dimaksimalkan adalah :

  • Menentukan angka budget yang realistis berdasarkan perhitungan secara jelas sesuai kebutuhan
  • Menentukan skala prioritas kebutuhan usaha
  • Memberikan pertanggungjawaban terhadap dana yang sudah dikeluarkan

Seiring dengan perjalanan bisnis, budget juga perlu dilakukan evaluasi secara berkala dan harus diperbarui sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Dengan begitu tak akan ada dana yang keluar percuma dan semuanya sesuai dengan pos – pos kebutuhan yang seharusnya.

2. Hindari hutang

Pengusaha pemula wajib paham bahwa hutang adalah hal yang wajib dihindari namun tak jarang banyak pengusaha pemula yang bahkan berani berhutang dalam jumlah besar padahal perputaran usahanya masih belum tentu berhasil. Nah, jika tidak ingin usaha bangkrut di tengah jalan tentu hal ini perlu Anda hindari.

Untuk menghindari pinjaman uang di awal berbisnis salah satu solusi yang bisa dijalankan adalah menggalang dana dengan crowdfunding. Atau pun Anda harus memangkas dana operasional dan mempersiapkan dana darurat.

3. Pastikan mengelola persediaan sebaik mungkin

Terlalu banyak persediaan tentu berakibat pada penumpukan dan barang kadaluarsa. Sementara terlalu sedikit persediaan berakibat terhadap hilangnya potensi penjualan. Sehingga sebagai solusi penting yang harus dilakukan adalah mengelola persediaan dengan sebaik mungkin.

Atas produk atau barang yang terjual laris, Anda harus memperbanyak persediaan produknya. Sementara atas produk atau barang yang tidak terlalu laku bisa Anda kurangi produksinya atau sedikit demi sedikit Anda tidak memproduksinya lagi dan mengganti dengan barang atau produk lain misalkan launching produk baru.

4. Lakukan kontingensi dan mulailah berencana kontingensi

Jika bisnis Anda sudah mendapatkan keuntungan yang sangat besar saat ini bukan berarti Anda bisa santai. Akan tetapi Anda tetap harus menyiapkan rencana kontingensi yang bisa dilakukan untuk menghadapi kejadian tak terduga.

Anda harus tahu bahwa masing – masing bisnis memiliki prosedur manajemen resiko yang berbeda dan harus ditetapkan sesuai dengan pandangan praktis serta objektif terkait dengan kebutuhan modal kerja Anda. Anda juga harus punya beberapa plan dan strategi yang bisa dilakukan jika ada masalah yang terjadi pada bisnis Anda.

Bagi Anda pengusaha pemula, itulah beberapa strategi efektif mengelola modal usaha bagi pengusaha pemula yang penting Anda tahu. Semoga informasi yang kami berikan di atas menjadi ulasan yang bermanfaat dan menginspirasi Anda khususnya yang baru atau akan merintis usaha.